[Panduan] Menulis Artikel di blog WordPress

Cara Menulis Artikel di Blog Wordpress

Panduan cara menulis artikel di blog wordpress ini, cocok bagi pemula yang akan memulai membuat konten. Tutorial ini juga berguna bagi siapa saja yang belum memahami Gutenberg nya wordpress. Gutenberg editor ini sudah mulai ada pada wordpress versi 5.0.

WordPress merupakan platform ngeblog yang paling saya sukai. Conten management system (CMS) ini tergolong mudah digunakan. Sangat user friendly. Terlebih buat orang yang masih gaptek dalam dunia blogging.

Bukan saya saja yang sudah menggunakan CMS wordpress ini. Saat ini sudah hampir 30 Juta orang yang menggunakannya. Bahkan ketika Anda menemukan tulisan ini, mungkin pengguna wordpress sudah jauh diatas angka 30 juta.

[Panduan] Menulis Artikel di blog Wordpress 1
pengguna wordpress

Statistik pengguna wordpress terus bertambah setiap menit bahkan kadang juga bertambah per detik. Anda bisa cek secara online di sini. Banyaknya orang yang menggunakan wordpress ini bukan tanpa alasan. Selain mudah digunakan, CMS wordpress juga diyakini lebih ramah dengan mesin pencari. SEO friendly.

Lanjut..

Menulis Artikel

Sebelum published artikel, pastikan terlebih dahulu apa tujuan Anda menulis. Apa sasaran yang ingin Anda capai dengan tulisan tersebut. Kuasai topik yang ingin Anda unggah. Sebagai penggiat konten, kita diwajibkan kreatif. Banyak-banyak mencari rujukan dari artikel-artikel yang sudah ada.

Amati tulisan kompetitor kita, tulis apa-apa yang belum lengkap di sana. kemudian kita harus modifikasi untuk memperlengkap atau memperdalam artikel yang akan kita terbitkan nantinya.

Dengan begitu, tulisan kita bisa bersaing dan memiliki potensi untuk masuk ke halaman satu hasil pencarian.

Itulah alasan kenapa tulisan kita harus orisinil. Jangan sesekali copy paste tulisan orang. Itu dilarang dan tidak berkah. Artikel yang akan kita published, idealnya harus lebih bagus dari yang sudah ada di hasil pencarian (SERP).

SERP adalah hasil pencarian dengan menggunakan kata kunci tertentu pada mesin pencari / SERP (serach engine result page). Mesin pencari itu Banyak ada Google, Bing, Yahoo, dll.

Bagaimana Menulis Artikel yang Baik?

Menulis artikel di blog wordpress hampir sama dengan menulis artikel di media online lainnya. Walaupun Media online / Portal tersebut menggunakan CMS yang berbeda. Intinya tulisan kita harus original, mengalir dan enak dibaca.

Bayway .. Ngetik sampai pada paragraf ini, saya juga masih terus belajar bagaimana menulis artikel di blog agar lebih enak dibaca. 🙂

Menurut pengamatan saya, menulis artikel itu gampang-gampang susah. Tidak mungkin kita bisa menerbitkan artikel langsung berkualitas/bagus, tanpa rutin mengasah kemampuan kita dalam menulis.

Ini poinnya. Terus berlatih dalam menulis artikel. Apapun hasilnya, terus evaluasi, perbaiki dan nikmati prosesnya. Jangan baperan dengan komentar negatif dari orang lain. Pokoknya terus belajar, belajar dan belajar.

9 Rumus Menulis Artikel agar Disukai Pembaca

Saya pernah belajar menulis artikel. Kelas menulis artikel ini diselenggarakan di Bandung. Banyak manfaat yang saya dapatkan di kelas ini. Setidaknya, saya mencatat 9 rumus penting, agar tulisan kita bisa lebih baik di masa-masa yang akan datang.

Hari ini (23/10/2020) saya akan membocorkan sembilan rumus dalam menulis artikel. Semoga bisa menambah “nilai” bagi siapapun yang membaca artikel ini. Saya belum cek, apakah rumus menulis artikel ini sudah pernah dipublikasi orang lain atau belum. Jika sudah, saya mohon maaf. Tapi InsyaAlloh belum. Berikut sembilan catatan penting saya, saat mengikutin kelas menulis artikel.

  1. Menulis artikel yang baik, harus mengadopsi rumus 5w+1h atau what, when, where, who, why, dan how.
  2. Kata pertama dalam sebuah paragraf jangan sama dengan kata pertama pada paragraf berikutnya.
  3. Jangan ada kata sambung yang sama dari sebuah kalimat lebih dari satu.
  4. Usahakan jangan ada pengulangan kata yang berlebihan dalam sebuah paragraf.
  5. Jika kalimat panjang usahakan dikasih tanda baca (,) koma.
  6. Jangan lebih dari 3 koma. Kecuali penyebutan item.
  7. Jika dalam kalimat ada satu angka sebaiknya ditulis dengan abjad. (ini saya sering melanggar)
  8. Kata terakhir dalam sebuah kalimat jangan sama degan kata awal pada kata awal selanjutnya. (ini juga kadang saya langgar 🙂
  9. Per paragraf diisi maksimal 2 sampai 4 baris saja. Saat ini, website/blog banyak diakses menggunakan handphone. Paragraf yang terlalu panjang akan memenuhi layar dan membosankan.

Itu rumus penting, yang jika Anda terapkan dalam menulis artikel, InsyaAlloh tulisan menjadi lebih baik. Enak dibaca. Tidak bertele-tele dan kaya akan kosa kata.

Sebelum melanjutkan membaca, Silahkan share / sebarkan 9 poin penting dalam menulis artikel di atas. Semakin banyak orang yang mengetahui, secara tidak langsung, Anda juga sedang menebar kebermanfaatan. Bukankah sebaik-baik orang adalah orang yang bermanfaat bagi orang lain?

Jangan lupa untuk memberikan tautan (link) ke tulisan ini, agar menjadi amal kebaikkan juga untuk Anda. 🙂

Lanjut..

Cara Menulis Artikel di Blog WordPress

Seperti yang sudah saya singgung di awal paragraf. Saya yakin tidak semua content writer familiar dengan CMS wordpress. Kebetulan saya memiliki banyak penulis lepas. Mereka menulis di beberapa kanal narmadi.com.

Kebanyakan dari mereka juga belum pernah menulis di blog wordpress. Ini alasan utama saya, kenapa mempublikasi artikel dengan judul tutorial/panduan cara menulis artikel di blog wordpress.

Lain dari itu, saya juga memiliki tujuan lain. Yaitu, agar siapapun yang berkunjung dan membaca artikel ini, bisa mendapatkan wawasan tambahan terkait cara menulis artikel yang baik.

Mulai Menulis

Login

login wordpress
login wordpress

Untuk memulai menulis artikel, Anda harus login terlebih dahulu. URL untuk login wordpress secara default sama. Diawali dengan URL nama domain, kemudian slash wp-login.php. Atau diawali dengan nama domain, kemudian slash wp-admin.

Contoh URL seperti dibawah ini:

  1. https://domainmu.com/wp-login.php atau
  2. https://domainmu.com/wp-admin

Namun jika akses loginnya sudah dimodifikasi, alamat url untuk masuk ke dashboard jadi berbeda. Termasuk blog ini sudah saya modifikasi akses loginnya. Semua jaringan narmadi.com juga saya modifikasi. Saya juga menambahkan / menggunakan ssl sertifikat. Tujuannya, untuk meningkatkan faktor keamanan blog. Agar tidak mudah ditarget (random heck) oleh orang-orang usil.

Tampilan menu login seperti gambar di atas. Masukan usename dan password terus klik log in.

Lupa Password

Jika Anda lupa dengan username dan password, Anda bisa request password. Caranya mudah. Klik menu lost your password. Kemudian input dengan username atau alamat email. Terus klik get new password. Password Anda akan dikirimkan melalui email.

Setelah berhasil login, Anda akan dialihkan masuk ke dalam dashboard wordpress. Di dashboard wordpress, banyak menu pilihan. Anda bisa memilih sesuai dengan kebutuhan.

dashboard wordpress
dashboard wordpress setelah login

Add New Post – Mulai Menulis

Ketika Anda ingin memulai menulis artikel, Anda wajib login terlebih dahulu. Setelah itu pilih menu Posts –> Add New (lihat gambar di atas). Kemudian Anda bisa mulai dengan menulis judul. Lihat gambar di bawah ini. Judul artikel berada pada bagian atas yang ada tulisan Add Title. Kemudian artikel bisa mulai Anda tulis di bawahnya yang ada tulisan Start writing or type / to choose a block.

Judul menulis artikel
Menulis judul dan isi artikel

Gambar di atas adalah tampilan dari gutenberg editor. Anda bisa menambahkan gambar, menambahkan link, dan pengaturan lainnya tanpa repot. Sangat mudah digunakan. Anda bisa melakukan banyak pengaturan. Merubah ukuran font, Pengaturan sub title H1, H2, H3, merubah warna tulisan, mengatur ketebalan, mengatur tulisan miring.

Selain itu, dengan menggunakan editor gutenberg akan mempermudah user untuk melampirkan / embedded video, file agar lebih mobile friendly. Dan masih banyak opsi pengaturan lainnya.

Membuat Judul

Judul adalah bagin yang sangat penting dalam artikel. Memilih judul harus bisa merefleksikan isi dari artikel (konten) tersebut. Tidak terlalu panjang dan juga tidak terlalu pendek. Nanti saya jelaskan jumlah karakter yang ideal untuk membuat judul yang baik. ( InsyaAlloh dibagian terakhir, saat mengulas tentang pengisian meta title dan meta description).

Judul artikel harus mampu menarik minat siapa saja yang menemukan judul tersebut untuk membaca kontenya.

Membuat judul artikel yang baik membutuhkan proses. Semakin sering kita menulis artikel, semakin pintar kita dalam membuat judul.

Ciri-ciri judul artikel yang bagus diantaranya: Judul yang bisa mengikat pembaca, judul yang bisa membangkitkan perasaan, judul yang membuat pembaca merasa terlibat, judul yang sangat spesifik, judul yang memberikan kepastian, perjanjian dan rasa nyaman, dan lain sebagainya.

Isi Artikel

Setelah menemukan judul yang baik, selanjutnya tinggal menulis isi artikelnya. Jangan lupa aplikasikan sembilan rumus menulis artikel di atas, agar konten Anda disukai banyak pembaca.

Untuk mempermudah dalam penulisan, sebaikanya sudah ditentukan sub-sub judul pembahasannya. Dengan begitu, proses penulisannya bisa lebih cepat. Lebih produktif. Dan proses pengeditannya juga jauh lebih mudah.

Usahakan menulis artikel selengkap mungkin, cari referensi sebanyak-banyaknya agar tulisanmu benar-benar berbeda dan lengkap. Pastikan tulisanmu juga bisa menjawab kebutuhkan pembaca. Dengan begitu bisa memberi manfaat kepada pengujung.

Jika pengunjung betah berlama-lama dalam membaca tulisanmu, itu sebuah sinyal bahwa Google pun akan menyukai konten itu. Apabila hal ini terjadi, maka tinggal menunggu waktu , kapan artikel itu melaju ke halaman satu hasil pencarian. Page one InsyaAlloh.

Ups… tunggu dulu masih ada yang tidak kalah penting. Jangan tergesa-gesa kepingin langsung di publish. Lakukan pengeditan berkali-kali sampai Anda yakin, kalau tulisan tersebut bakalan disukai banyak orang.

Boleh juga mengelompokan artikel per kategori. Bisa juga dikelompokkan berdasarkan kelompok tag. Kalau saya selalu setting noindek tag dan noindex category. Alasannya cuma satu, menghindari duplikat konten.

Menu untuk menambahkan kategori dan tag ada di sidebar gutenberg editor. Anda tinggal centang kategori yang akan dipilih. Jika tidak ada pilihan kategori yang sesuai, Anda juga bisa membuat kategori baru.

Caranya tinggal klik Add New Category untuk menambahkan kategori yang baru. Untuk menambahkan tags, tinggal tulis tag yang diinginkan di kolom yang sudah disediakan.

Kemudian ..

Menambahkan Gambar

Gambar yang berada pada artikel sangat penting perannya. Gambar menjadi pelengkap informasi dalam konten. Gambar juga bisa menjadi data tambahan pada sebuah artikel. Mesin pencari seperti Google akan menyukai banyak informasi. Gambar dianggap sebagai pelengkap informasi.

Itulah kenapa menambahkan gambar dalam artikel sangat diperlukan. Bahkan wajib bagi content writer yang menulis artikel pada jaringan narmadi.com. Karena, berguna bagi pembaca dan disukai mesin pencari. Jadi tidak ada alasan untuk tidak mengunggah gambar.

Sumber Gambar

Walaupun menambahkan gambar dalam konten itu sangat penting, tapi gambar yang diunggah tidak boleh gambar sembarangan. Anda harus menggunggah gambar, milik Anda sendiri (properti sendiri). Itu jika ada. Jika tidak memiliki gambar sendiri, Anda bisa mengambil gambar dari sumber yang bebas copyright.

Saat ini banyak situs yang menyediakan gambar bebas hak cipta. Bebas didownload tanpa harus membayar. Anda tinggal mendownload gambar tersebut, modifikasi dan boleh diunggah di blog Anda tanpa ada resiko, dengan masalah hak cipta. Gambar-gambar bebas copyright bisa diunduh di situs pixabay, unsplash, pexels, dan lain sebagainya.

Menentukan Ukuran Gambar

Setiap website memiliki desain dan layout yang berbeda-beda. Masing-masing situs memiliki tujuan yang tidak sama. Bahkan, bisa jadi ada situs yang justru tidak mau mengunggah gambar. Itu urusan dapur masing-masing.

Jika di tempat Anda menulis artikel tidak ada aturan khusus dengan ukuran mengunggah gambar, jangan terlalu pusing. Yang penting gambar yang akan kita unggah memiliki ukuran yang tidak terlalu kecil dan juga tidak terlalu besar.

Intinya bisa dilihat jelas dan bisa memberikan value pada artikel kita. Gambar yang terlalu besar akan berpotensi memberatkan server. Laman web/blog jadi berat dan lambat saat diakses pengunjung. Dengan begitu, bounce rate bakalan naik.

Apabila pentalan pengunjung banyak, secara tidak langsung memberikan sinyal kepada bot mesin pencari, kalau blog/web tersebut tidak bagus. Untuk meminimalisir hal ini, disarankan untuk mengunggah gambar yang memiliki ukuran tidak terlalu besar. Dan wajib di compressed. Banyak software gartis yang bisa digunakan untuk melakukan kompres gambar. Diantaranya compressjpg, compresspng, tinypng,dll.

Dalam menentukan ukuran gambar di blog, tidak harus menunggu SOP (standar opersional prosedur) dari pemilik web/blog. Anda sebagai penulis artikel boleh berkreativitas.

Simpelnya begini.

Sebagai penulis artikel (content creator) kita dituntut untuk bisa bekerja dengan cepat dan fleksibel. Ukuran gambar yang akan diunggah bisa mengacu kapada ukuran layout desain web/blog tersebut. Ini penting untuk blog yang menggunakan feature image pada single post.

Pingin tahu cara saya menentukan ukuran gambar yang ideal ?

Caranya: Buka single post blog Anda menggunakan Mozilla Firefox, kemudian klik kanan pada layar pc/laptop, terus piliih inspect element. Dekatkan crusor ke element div class=”nv-title-meta-wrap”. Pada saat yang bersamaan akan muncul ukuran lebar.

Nah ukuran lebar tersebut, nantinya bisa kita jadikan acuan dalam menentukan ukuran gambar yang akan kita unggah sebagai feature image. Tidak harus sama persis. Boleh lebih lebar sedikit, tapi usahakan jangan kurang. Apalagi kurang banyak. Nanti featur image nya tidak sesuai dengan lebar body blog. Jadi kelihatan kurang pas. Ada ruang kosong di samping feature image.

Contoh inspect element untuk blog ini sebagai berikut. Lebar gambar yang sesuai dijadikan feature image, minimal memiliki ukuran lebar 789 px.

menentukan ukuran gambar (lebar x tinggi)
cara menentukan ukuran gambar ( lebar x tinggi)

Itulah cara simpel saya dalam menentukan ukuran lebar gambar. Untuk ketinggian gambar, bisa menyesuaikan dengan kebutuhan. Content writer memang harus kreatif. Selain diwajibkan untuk menulis artikel yang asli, penulis juga harus bisa menambahkan gambar yang bisa memberi nilai plus dan tidak melanggar hak cipta.

Unggah Gambar

Setelah memiliki gambar yang akan diunggah, saatnya kita insert gambar tersebut ke dalam konten. Caranya sangat mudah dengan gutenberg editor dari wordpress ini. Anda tinggak klik tanda + (add block) –> terus pilih image –> terus pilih upload.

cara menambahkan gambar
cara menambahkan gambar

Menambahkan ALT image

Manambahkan Alt text (alternative text) image wajib dilakukan. Alt image sangat penting untuk mengoptimasi gambar pada mesin pencari. Search engine akan mengenali keyword yang ditulis pada ‘alt image’.

Penjelasannya begini..

Pada saat ada orang melakukan pencarian dengan kata kunci (keyword) yang sama dengan alt image, maka gambar bisa muncul di hasil pencarian / SERP.

Jadi, mengunggah gambar saja belum cukup. Anda harus mengisi keyword gambar pada Alt text (alternative text) image.

Menulis artikel di blog wordpress terkesan ribet. Padahal, nyatanya tidak demikian. Terkesan repot, karena belum terbiasa dengan urutannya. Ketika sudah rutin dengan pola ini, kegiatan seperti menulis, berburu gambar, mengedit , mengunggah akan sangat menyenangkan. 🙂

Terus bagaimana cara menambahkan keyword pada alt image?

Begini Carannya: Ada dua cara dalam menambahkan keyword pada alt image.

menambahkan keyword alt image

Yang pertama pada saat gambar diunggah. Posisi masih di halaman media library. Anda bisa langsung menambahkan keyword “alt image” di sana.

Yang kedua pada saat gambar sudah diinsert ke dalam konten (artikel).

Menambahkan keyword “alt image” saat kita melakukan pengeditan caranya mudah. Pastikan gambar sudah di insert . Klik gambar yang mau ditambahkan keyword “alt image”. Kemudian pada sudut kanan atas, pindahkan tab menu ke menu Block.

Scroll down kebawah sampai ketemu tulisan image setting. Klik toggle menu image setting sampai muncul tulisan Alt text (alternative text). Isi keyword yang diinginkan pada kolom yang tersedia tepat di bawahnya. (lihat gambar di atas)

Untuk yang belum terbiasa dengan Gutenberg editor, biasanya menemukan sedikit kesulitan. Sedikit kagok mencari dimana posisi menu untuk menambahkan keyword pada “alt image” ini. Wajar saja. Kagok karena belum terbiasa. Kemudian Menjadi mudah karena sering melakukannya. Sebenarnya gutenberg sangat memudahkan kita sebagai penulis. Banyak menu yang bisa kita explore.

Menambahkan Tautan (link)

Simpelnya, ada dua penyebutan dalam memberikan tautan. Pertama, tautan yang menuju ke dalam artikel sendiri. Sering disebut dengan internal link. Dan yang kedua adalah tautan yang menuju keluar. Boleh disebut link out / external link. Terserah penyebutannya. Bebas yang penting pengertianya paham.

Yaitu tautan yang ketika di klik oleh pembaca akan diarahkan menuju website/blog orang lain.

Paham kan?

Internal Link

Internal link sangat penting dilakukan. Ini bisa memberikan pengalaman baik kepada pembaca, agar terhubung dengan artikel lainya yang masih memiliki topik berkaitan. Selain itu, inner link juga merupakan bagian dari teknik optimasi kata kunci.

Sebaiknya internal linking juga perlu dilakukan secara sistematis. Terkonsep dengan baik. Tujuannya agar struktur internal link blog jadi lebih rapih. Dengan begitu, pembaca / pengunjung dan mesin pencari akan menyukai web/blog kita.

Bagaimana dengan tautan keluar?

External Link

Memberikan link keluar untuk web/blog orang lain tidak boleh sembarangan. Idealnya kita memberikan link keluar hanya untuk website/blog yang benar-benar memiliki kualitas bagus. Website tersebut bisa dipercaya ( trusted ) dan aktif.

Filterisasi seperti ini sangat penting dilakukan, untuk menghindari broken link dikemudian hari. Broken link merupakan salah satu parameter dalam ilmu SEO. Jadi ini juga wajib dijadikan pedoma sebagai tindakan antisipasi.

Dalam menulis artikel, terkadang kita menukil tulisan (sebagian statement) dari website/blog orang lain. Hal ini tidak salah.

Dengan memberikan tautan balik menuju website yang sudah memberikan referensi dan informasi, merupakan salah satu bentuk penghargaan kepada penulis di web/blog tersebut.

Menerapkan teknik internal link sangat dianjurkan. Tidak perlu khawatir berlebihan dalam memberikan external link. Yang terpenting, lakukan filterisasi. Apakah web/blog yang akan diberi tautan memang layak untuk menerima tautan atau tidak. Kemudian Anda harus tahu maksud dan tujuannya dalam penerapannya.

Jika Anda seorang content writer, penerapan dan penyematan internal link tidak bisa dihindari. Menulis artikel di blog wordpress tidak boleh asal memberi tautan dan asal tulis. Tulisan dan tautan harus memberikan value kepada pembacanya.

Bagaimana cara menambahkan link ?

menambahkan tautan link
menambahkan tautan / link

Begini caranya. Blok kata yang akan diberi tautan. Kemudian klik logo rantai. Selanjutnya sematkan link tujuan. Sangat simpel.

Setelah link tujuan di sematkan masih dibutuhkan pengaturan lanjutan. Anda bisa melakukan pengaturan link dalam mode Open in New Tab. Pengaturan link Nofollow dan juga pengaturan link Sponsored.

Untuk mengeksekusi / mengaktifkan pengaturannya sangat mudah. Anda tinggal klik / geser ke kanan sampai berwarna biru. Dengan bergeser ke arah sebaliknya, menandakan pengaturan tersebut sudah aktif.

Apa Maksudnya dengan pengaturan lanjutan itu?

Maksudnya kurang lebih begini..

Pengaturan link Open in New Tab artinya: link yang sudah kita sematkan, jika di klik oleh pembaca akan terbuka dengan cara membuka tab baru (open in new window).

Menurut saya, pengaturan dengan teknik ini cukup baik untuk mengurangi bounce rate. Pengunjung tidak seketika langsung meninggalkan halaman yang sedang dia baca, ketika tertarik dan melakukan klik pada tautan tersebut.

Pengaturan Nofollow: Itu memberikan sinyal kepada mesin pencari, agar Google Bot tidak melakukan crawl link yang di set dengan link nofollow. Tapi pengunjung yang melakukan klik terhadap link tersebut tetap akan diarahkan ke situs tujuan.

Pengaturan sponsored link: Itu bertujuan untuk mengidentifikasi link yang secara khusus merupakan hasil dari penempatan link berbayar. Misalnya tautan dari sponsor, link advertorial, tautan referral dan lain sebagainya. Sejauh ini saya belum pernah menerapkan pengaturan sponsored link.

lanjut ..

Pengaturan Untuk SEO

Sampai pada tahapan ini, saya anggap Anda sudah bisa mempersiapakan judul, menulis artikel, menulis isi artikel (konten), menambahkan gambar dan menambahkan link dalam konten.

Setelah semua pekerjaan itu selesai, masih ada satu hal penting untuk dikerjakan. Bahkan pengaturan ini wajib dilakukan bagi para penulis artikel di jaringan blog narmadi.com.

Apa itu ? …

Ya, pengaturan lanjutan untuk keperluan SEO. Seperti pengaturan meta title, meta description, focus keyword.

Dalam menulis artikel, menentukan kata kunci (focus keyword) sebaiknya sudah direncanakan sejak awal.

Menentukan focus keyword tidak bisa dikerjakan sembarangan. Kata kunci berisi kalimat pendek yang mewakili isi artikel. Penentuan kata kunci wajib dilakukan dengan reset kata kunci.

Dari sudut pandang lainnya, keyword tersebut idealnya diisi oleh kata-kata yang paling banyak dicari oleh orang (calon pembaca). Targetnya, agar artikel yang kita tulis / publikasi banyak mendapat pengunjung organik (pengunjung yang datang dari mesin pencari).

Selain focus keyword, hal penting lainya adalah tentang pengaturan pada judul dan deskripsi di seo tools.

Pengaturan meta title dan meta description ini sangat penting. Judul dan deskripsi di sinilah yang nantinya akan muncul pada hasil pencarian.

Ingat ya,,,pengaturan ini bisa dilakukan, jika blog Anda sudah terinstal plugin seo tambahan. Dan juga, sudah dilakukan modifikasi pada meta title dan meta descriptionnya. Jika tidak, maka judul yang muncul pada SERP akan sama dengan judul yang Ada pada title blog post.

Sekali lagi, pengaturan tersebut bisa dilakukan, jika Anda sudah menambahkan plugin SEO. Plugin-plugin ini banyak disediakan oleh plugin developer. Jenis plugin seo yang umumnya banyak digunakan diantarannya adalah:

  1. Rank Math WordPress SEO plugin
  2. Yoast SEO dan
  3. All in One SEO Pack

Saya paling suka dengan plugin nomor satu. Setidaknya sampai saat ini. Bukan berarti plugin yang lain kurang bagus. Menurut saya, plugin RankMath adalah plugin yang paling ringan dan paling lengkap pengaturannya. Plugin ini sangat membantu saya, ketika mulai menulis artikel.

Focus Keyword/Kata Kunci

pengaturan kata kunci
pengaturan focus keyword / kata kunci

Artikel ini tidak sedang mengulas tentang cara menentukan kata kunci yang paling banyak dicari pembaca.

Karena judulnya tentang menulis artikel, jadi saya hanya akan menjelaskan, bagaimana meletakkan kata kunci dengan menggunakan plugin rankmath ini.

Begini caranya.

Caranya..

  1. Pastikan Anda sudah menginstal plugin Rank Math WordPress SEO
  2. Pengaturan Focus keyword berada di sidebar kanan
  3. Isi dengan kata kunci yang Anda inginkan (yang sudah direncanakan)
  4. Detailnya lihat gambar

Pengisian focus keyword, idealnya diisi sebelum membuat artikel. Kenapa? Ini sangat membantu dalam mengontrol jumlah keyword, saat proses menulis masih berjalan. Kita bisa mengetahui dengan mudah, sudah berapa persen keyword density pada tulisan kita.

Usahakan mengurutkan setiap pekerjaan dalam mempublikasi artikel. Tujuannya agar Anda bisa memiliki acuan / standar tersendiri dalam menerbitkan artikel dikemudian hari.

Pengisian kata kunci boleh juga dilakukan sebelum artikel diterbitkan. Pokoknya bebas. Boleh diisi sebelum menulis atau diisi saat artikel siap diterbitkan. Intinya usahakan selalu mengisi keyword, meta title, meta description sebelum artikel tersebut diterbitkan.

Note: Jangan menggunakan focus keyword / kata kunci yang sudah pernah digunakan pada artikel sebelumnya. Ini sangat penting. Pokoknya hindari.

Meta Title + Description

Sudah saya singgung sebelumnya bahwa, pengaturan meta title dan meta description ini sangat penting. Karena pengaturan Judul dan deskripsi di sinilah yang nantinya akan muncul pada hasil pencarian. Caranya serupa dengan tahap pengisian kata kunci.

Caranya yaitu ..

  1. Pastikan Anda sudah menginstal plugin Rank Math WordPress SEO
  2. Menu pengaturan Meta title berada di sidebar
  3. Dibawah tulisan preview, Klik tulisan edit Snippet
  4. Isi judul yang ingin Anda munculkan di hasil pencarian
  5. Isi Deskripsi yang ingin Anda munculkan di hasil pencarian
  6. Detailnya lihat gambar di bawah
pengisian meta title dan description
Pengisian Meta title dan meta description

Hal penting dalam pengaturan seo disini adalah kita wajib mengusahakan agar, memenuhi semua saran (parameter) dari plugin seo tersebut. Pengaturan yang baik di mata plugin seo, ditandai dengan ceklis berwarna hijau.

Namun, sebaikanya jangan dipaksakan. Terlebih memaksakan keyword density agar ceklis berwarna hijau. Khususnya untuk keyword yang panjang (lebih dari 3 suku kata). Jika dipaksakan mengejar jumlah % density dengan kata kunci panjang, akan memberikan kesan kaku dalam artikel. Tidak percaya? silahkan dibuktikan

Pedoman menulis artikel yang baik harus dipegang teguh. Tujuan penulisan tetap harus dijaga. Prinsip dasar penulisan yang paling utama adalah tulisan tersebut harus tetap enak mengalir dan mudah dipahami oleh pembaca.

lanjut..

Pengaturan Permalink

Pengaturan permalink sebaiknya jangan terlalu panjang. Usahakan menggunakan permalink yang berisi kata kunci. Dengan begitu score penilaian SEO nya juga meningkat. Anda bisa menulis permalink url di tempat yang sudah disediakan.

Panjang judul yang disarankan oleh RankMath adalah 56 – 60 karakter. Kemudian panjang deskripsi yang disarankan adalah 160 karakter.

Isi Judul artikel terbaik menurut Anda. Begitu juga dengan pengisian deskripsinya. Dengan membuat judul dan deskripsi yang baik, tulisan Anda akan menarik klik bagi calon pembaca.

Wow..tidak terasa artikel ini hampir mendekati angka 3700 kata … Saya cukupkan sampai di sini dulu. Selamat berkarya !

Panduan cara menulis artikel di blog wordpress ini bisa diaplikasikan oleh siapapaun. Tepat untuk pemula. Dan applicable juga buat yang belum mengenal gutenberg editor. Semoga bermanfaat

NB: Setelah selesai membaca, Pengalaman positif apa yang sudah kamu dapatkan? … lanjutkan dikomentar ya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *