Blog Pekerja

Sertifikasi SDPPI & Kontraktor Kolam Renang

Pengujian Perangkat Telekomunikasi: Regulasi

Menjadi sebuah kewajiban untuk tahu lebih mendalam tentang standar regulasi pengujian perangkat telekomunikasi, ketika kita akan mengajukan permohonan sertifikasi alat dan perangkat telekomunikasi di Ditjen SDPPI.

Sudah kita pahami bersama bahwa mendapatkan sertifikat dari Ditjen SDPPI merupakan kewajiban bagi semua organisasi (pabrikan, importir, distributor) yang akan menggunakan, memperjual belikan produknya di Indonesia.

Dalam hal ini produk produk yang masuk dalam kategori produk telekomunikasi.

Agar Lebih jelas silahkan baca, kelompok alat dan perangkat telekomunikasi yang wajib dan tidak wajib di sertifikasi SDPPI berdasarkan regulasi peraturan Meteri Komunikasi dan informatika No. 5 tahun 2013 tentang Kelompok alat dan perangkat telekomunikasi.

Silahkan Download di sini. (PDF, 2.03MB)

Kembali ke topik ….

Standar Pengujian Perangkat Telkomunikasi

Pengujian Perangkat 802.11a (5GHz)_Contoh

Contoh hasil ukur frekuensi 5Ghz 802.11a

Dalam proses mendapatkan sertifikat dari Ditjen SDPPI disini ada sebuah proses yang sering kita sebut dengan proses uji perangkat (sempel alat).

Proses pengujian sempel tersebut, kebanyakan dilakukan di laboratorium uji Balai Besar Pengujian Perangkat Telekomunikasi di Bintara Bekasi.

Pada umumnya pemohon diwajibkan untuk menyiapkan 2 unit sempel untuk kategori CPE (customer premises equipment) yang sudah siap untuk di uji (termasuk hardware, software dan juga dokumen serta alat penunjang lainnya).

Dan diminta untuk menyediakan 1 unit sempel untuk kategori alat dan perangkat non CPE yang tentunya juga dalam kondisi siap untuk di uji.

Untuk yang belum tahu tentang tugas dan fungsi laboratorium pengujian alat dan perangkat telekomunikasi silahkan baca penjelasannya di sini.

Baca juga: Ketentuan baru di Lab Uji

Jika proses pengujian perangkat “sempel” tersebut kemudian mendapatkan hasil ukur sesuai dengan standar yang berlalu, dan jika kemudian tim evaluasi hasil uji juga menyatakan bahwa hasil pengujiannya dinyatakan comply (sesuai), maka produk tersebut dinyatakan lolos dan berhak untuk mendapatkan sertifikat dari Ditjen SDPPI.

Regulasi Pengujian SDPPI

Masing masing teknologi memiliki acuan standar pengujian tersendiri di Indonesia.

Oleh sebab itu dalam artikel ini saya ingin berbagi tentang beberapa regulasi pengujian perangkat telekomunikasi di lndonesia.

# Standar Pengujian Bluetooth

Standar pengujian untuk produk yang di dalamnya ter embedded teknologi bluetooth, akan mengacu kepada KEPDIRJEN No.09/DIRJEN/2004 seperti di bawah ini.

Download (PDF, 135KB)

# Standar Pengujian WLAN 802.11abgn

Standar pengujian untuk produk berteknologi wlan 802.11abgn mengacu kepada PERMEN No.28 Tahun 20015.

Silahkan download ringkasan dari permen tersebut.

Download (PDF, 138KB)

# Standar Pengujian RFID

Standar pengujian untuk produk berteknologi RFID ada dua jenis acuan yang digunakan yaitu untuk RFID dengan frekuensi 13.56MHz akan diuji menggunakan acuan KEPDIRJEN No.214/DIRJEN/200.

Untuk RFID dengan frekuensi 923 – 925 MHz akan menggunakan standar pengujian KEPDIRJEN No.221/DIRJEN/2007.

Ringkasan tentang dua kepdirjen tersebut saya embedded di bawah ini.

Download (PDF, 144KB)

# Standar Pengujian SRD (Short Range Devices) / Low Power Devices

Standar pengujian perangkat low power devices (perangkat yang memiliki maksimum transmission power kurang dari atau sama dengan 10mW) akan diuji dengan mengaju kepada regulasi KEPDIRJEN No.214/DIRJEN/2005.

Ringkasan tentang acuan teknis terlampir di bawah ini.

Download (PDF, 166KB)

# Standar Pengujian GSM

Download (PDF, 377KB)

# Standar Pengujian WCDMA

Download (PDF, 534KB)

# Standar Pengujian HSDPA

Download (PDF, 362KB)

# Standar Pengujian Router

Download (PDF, 311KB)

# Standar Pengujian Maritime and Surveillance Radar

Download (PDF, 300KB)

Untuk sementara sekian dulu dari saya tentang beberapa regulasi acuan pengujian perangkat telekomunikasi di Indonesia.

Jika ada tambahan insyaAlloh akan saya tambahkan dalam artikel ini. Silahkan bantu share jika bermanfaat.

Salam,
Narmadi


Sertifikasi SDPPI © 2015