Ketentuan Baru Biaya Sertifikat Perangkat Telekomunikasi

Ketentuan Baru Biaya Sertifikat Perangkat Telekomunikasi, sebenarnya ada dua jenis pembayaran yang wajib dikeluarkan atau wajib dibayarkan ke bendahara penerima Ditjen Postel oleh setiap pemohon sertifikasi perangkat telekomunikasi.

Yang Pertama pembayaran Biaya Pengujian atau surat tagihannya sering kita kenal dengan nama “SP2 Pengujian” dan yang satunya lagi adalah pembayaran Biaya Sertifikat atau lebih dikenal “SP2 sertifikat”. Sebenarnya kedua jenis pembayaran tersebut sudah pernah saya ulas. Namun berhubung adanya regulasi baru tentang tarif biaya dalam kepengurusan sertifikasi perangkat maka saya mencoba untuk menginformasikan ketentuan baru biaya sertifikat tersebut.

Jika kemarin sudah saya ulas tentang perubahan biaya pengujian perangkat maka berikut dalam postingan ini adalah perubahan tentang biaya sertifikatnya atau SP2 Sertifikat. Agar lebih paham tentang biaya sertifikasi silahkan anda cek dulu regulasi lama tentang biaya sertifikasi perangkat telekomunikasi. Sudah baca ? Ya…ada lima pengelompokan kategori dalam penerbitan SP2 Sertifikat

Berikut adalah tarif baru biaya sertifikat atau SP2 Sertifikat:

Biaya Sertifikat

  1. Customer Premises Equipment (CPE) Kabel = Rp 2.250.000,00
  2. Customer Premises Equipment (CPE) Nirkabel = Rp 4.500.000,000
  3. Non CPE Transmisi = Rp 6.000.000,00
  4. Non CPE Penyiaran = Rp 6.750.000,00
  5. Non CPE Sentral = Rp 9.000.000,00

Demikian ketentuan baru tentang perubahan biaya sertifikat yang sumbernya saya ambil dari peraturan pemerintah NO 7 tahun 2009. Semoga bermanfaat…