Vendor telepon seluler terbesar dunia, Nokia, mematok pertumbuhan volume penjualan ponsel di kawasan Asia Pasifik sebesar 15% atau lima poin persen di atas proyeksi pertumbuhan pasar dunia 2008 yang hanya 10%.
Colin Giles, Senior Vice President Sales Distribution East Nokia Asia Pasifik, menilai target itu cukup rasional, karena penetrasi pasar telepon bergerak di beberapa negara di Asia berpenduduk padat relatif rendah. Penetrasi telepon bergerak di China, India, dan Indonesia relatif rendah.
Ini justru membuka peluang pasar bagi Nokia," ujarnya dalam acara jamuan makan malam Showcase Nokia 2008, Senin lalu.
Dia mengungkapkan untuk mengembangkan potensi pasar itu, Nokia memperkenalkan beberapa produk baru serta fitur layanan pendukungnya guna meningkatkan fungsi atau utilitas ponsel. Ponsel kini bukan lagi sekadar perangkat komunikasi, karena konsumen menginginkan ponsel bisa berfungsi sebagai media pertukaran atau komunikasi multimedia," katanya.
Tiga fitur baru
Chris Carr, Vice President Sales Southeast Nokia Asia Pasifik, menambahkan Nokia memperkenalkan tiga fitur baru untuk mendukung penetrasi pasar ponsel tersebut, yaitu NokiaMaps 2.0, Ovi Share, dan Music Store. Layanan Music Store, katanya, mendapat sambutan yang positif ketika pertama kali diluncurkan di Inggris. "Bulan ini kami memperluas layanan itu di 10 negara, termasuk Australia dan Singapura untuk kawasan Asia Pasifik," tuturnya.
Chris menambahkan Nokia juga menambahkan fitur NokiaMaps 2.0 pada beberapa seri baru di kelas navigator. "Fitur baru itu antara lain navigasi untuk pejalan kaki dan peta navigasi berbasis satelit." Selama ini, katanya, fitur navigasi seolah hanya bisa dinikmati bagi pengguna ponsel berbasis GPS (global positioning system) untuk memandu perjalanan dengan mobil.
Fitur yang tak kalah menariknya adalah Ovi Share, yang memungkinkan pengguna ponsel Nokia melakukan pertukaran multimedia melalui layanan Share.ovi.com," tuturnya. Adapun mengenai seri atau produk baru yang diluncurkan untuk Asia Pasifik, Chris memperkenalkan empat seri baru yang memiliki fitur NokiaMaps 2.0, yaitu Nokia 6220 Classic, Nokia 6210 Navigator, Nokia N78, dan Nokia N96.
Selain berfitur NokiaMaps 2.0, ponsel seri N78 dan N96 tetap memperkuat dan mempertahankan fitur utamanya sebagai ponsel multimedia, yaitu untuk memutar musik dan video, serta fungsinya sebagai kamera digital.
Colin menegaskan minat konsumen terhadap ponsel berfitur kamera dan musik cukup tinggi, karena di tingkat global tahun lalu Nokia berhasil menjual 200 juta unit ponsel kamera dan 146 juta unit ponsel musik. "Bayangkan, setiap menit kami berhasil menjual 380 unit ponsel kamera dan 277 unit ponsel musik," katanya.
Dia optimistis dua seri ponsel navigator dan dua seri ponsel multimedia yang diluncurkan tersebut mendapat respons positif dari pasar Asia Pasifik, karena mampu memenuhi tiga kebutuhan konvergensi teknologi seluler, yaitu mobilitas, web, dan komputer multimedia.
Info: http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/teknologi-informasi/1id43450.html