Selasa, 26 Februari 2008

Palapa Ring Diminta Libatkan Industri Lokal

TEMPO Interaktif, Pemerintah menyarankan konsorsium proyek pembangunan Palapa Ring melibatkan industri lokal. Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi Basuki Yusuf Iskandar mengatakan, industri telekomunikasi harus dikembangkan oleh industri dalam negeri.

“Selama ini industri telekomunikasi seperti vacum cleaner. Mengumpulkan duit recehan jadi sangat besar, kemudian mengalir ke luar,” katanya dalam 'Telecommunication Partnership Forum' di Hotel Shangri-La Hotel, Jakarta.

Palapa Ring adalah kabel bawah laut berbentuk cincin terintegrasi membentang dari Sumatera Utara hingga Papua untuk mempermudah sambungan telekomunikasi dan mempercepat penetrasi telepon.

Rabu, 20 Februari 2008

Domain .web.id akan Digenjot untuk Blogger

Maraknya penggunaan blog baik hanya untuk sekedar iseng, curhat ataupun sekedar mengikuti tren, membuat semakin banyaknya blogger baru yang bermunculan di Indonesia. Belum lagi tanggal 27 Oktober ditetapkan sebagai Hari Blogger Nasional oleh Menkominfo Mohammad Nuh.
Melihat tren tersebut, Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) berencana mendorong penggunaan nama domain .web.id untuk digunakan para blogger Indonesia.

Ketua Pengurus Pandi, Teddy Sukardi mengatakan, domain .web.id dinilai cocok untuk dipakai para blogger (individu) mengingat harga domain tersebut tidak dipatok terlalu mahal, hanya Rp 25.000 per tahun.

"Beberapa blogger sudah banyak yang menggunakannya karena harga domain tersebut murah," kata Teddy kepada detikINET di sela-sela acara MobileMonday, di Hotel JW Marriot Jakarta, Selasa (4/12/2007). Terkait dengan rencana tersebut, Pandi sendiri mengaku belum mengadakan pertemuan dengan komunitas blogger untuk membicarakan penggunaan nama domain tersebut. "Ini masih dirintis," ujar Teddy.

Teddy juga menilai penurunan harga domain yang direncanakan Pandi nantinya akan meningkatkan penggunaan nama domain .id di Indonesia. "Ini (penurunan harga domain-red) merupakan salah satu strategi," kata Teddy.

Blogger Ayo Lindungi Karyamu!

Teknologi internet yang berkembang menimbulkan gaya hidup baru termasuk dalam pengembangan konten. Namun sayang, banyak pengembang konten termasuk blog yang belum tahu bahwa karyanya dilindungi undang-undang bila dikomersilkan. Menurut Andi Noorsaman Sommeng, Dirjen HaKI Departemen Hukum dan HAM, keuntungan dari mengembangkan konten di internet memang bisa berpromosi secara gratis. Meski begitu, pencipta bisa saja menuntut pihak yang mengkomersilkan orang konten buatannya.

"Yang hak-nya diambil mereka bisa menindak, tapi kalau pencipta tidak mau menuntut ya tidak apa-apa," ujarnya, di sela Simposium Asia Pasifik World Intelectual Property Organization yang berlangsung di Hotel Mercure Ancol, Jakarta. Hak tersebut dilindungi dalam UU 19 tahun 2002 tentang Hak Cipta, yang ancaman maksimalnya denda Rp 5 miliar dan penjara sebulan. "Jadi begitu ada publikasi, tanpa harus mendaftar ke Depkumham perlindungannya sudah ada," imbuh Andi.

Sayangnya, selain pengembang konten ringback tone, banyak pengembang konten lain terutama blogger masih belum sadar kalau karyanya dilindungi undang-undang. "Memang belum tersosialisasi dengan baik, kendalanya Indonesia penduduknya banyak dan terpisah secara geografis. Makanya simposium ini bertujuan untuk membuat public awarness itu," kata Andi.

UU ini sekaligus melindungi produk asing yang diunduh melalui internet. "UU Haki ini berlaku bagi anggota WIPO karena sistemnya resiprokal. Kalau produk mereka kita lindungi, maka produk kita juga dilindungi oleh UU mereka," lanjutnya. WIPO merupakan organisasi yang berada dibawah naungan PBB yang mengurus Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI). Organisasi ini mempunyai anggota sekitar 180 negara.

Simposium ini sendiri diklaim Andi sebagai yang pertama di dunia. Pemilihan Indonesia sebagai tuan rumah didasarkan karena karena Indonesia dinilai unggul dalam pengembangan konten dibanding negara lain. "Kamu lihat, kalau software kita memang kalah dengan India sedangkan hardware kita kalah dengan Singapura. Tapi kalau Indonesia unggulnya di konten, coba liat lagu-lagunya yang sering diputar di negara lain, itu yang bisa dilindungi," umbar Andi.

Sementara itu, konsultan WIPO untuk Asia Pasifik Candra N. Darusman mengatakan, sejauh ini di Indonesia belum banyak laporan pelanggaran yang terkait User Generated Content (UGC). "Namun isu ini akan dominan dalam 5 tahun ke depan. Yang paling dilindungi adalah pencipta lagu, perusahaan rekaman dan siapa saja yang memiliki konten," Andi menandaskan.
Info :Detikinet

Minggu, 17 Februari 2008

Peran dan Fungsi Dirjen Postel Tentang Kewajiban Sertifikasi Perangkat Telekomunikasi

Mungkin Kewajiban untuk mensertifikasi perangkat telekomunikasi sebagian pengusaha di sektor ini tahu dan peham tentang kewajiban ini. Masalahnya masih banyak pengusaha dan pelaku bisnis malahan sengaja tidak melakukan sertifikasi untuk mengeruk keuntungan yang sebanyak banyaknya tanpa harus ribet dan mengeluarkan biaya sertifikasi perangkat.

Untuk hal ini peran dan fungsi kontrol Dirjen Postel terhadap pengawasan sertifikasi ini belum terlihat efektif dampaknya. Bisa kita lihat masih banyak beredarnya perangkat telekomunikasi seperti Hp yang non sertifikat tetap bisa beredar leluasa di pasaran wilayah RI.

Tapi saya sangat mendukung terhadap langkah Dirjen Postel untuk terus meng edukasi kepada masyarakat betapa pentingnya sertifikasi perangkat telekomunikasi melalui media media yang ada seperti TV dan yang di publikasi di detiknet.

Semoga Ditjen Postel selalu berinovasi dan berani untuk melakukan tugas dan fungsi kontrolnya ...semoga saja....

Kamis, 14 Februari 2008

Telkomsel dukung kampanye BNN

PT Telkomsel menjalin kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) mencanangkan program Anti Drugs Campaign Goes To School and Campus. Program itu berupa kampanye pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di lingkungan sekolah dan kampus, yang didukung berbagai pihak terkait, seperti Polri dan Depdiknas.

Pencanangan kerja sama tersebut ditandai dengan penyerahan bantuan 25 Mobil Suzuki APV dari Telkomsel yang akan difungsikan sebagai kendaraan operasional Unit Cegah Narkoba 'Sobat Anti Madat'. Kendaraan ini dilengkapi dengan laptop, LCD dan Screen untuk penyuluhan di berbagai sekolah dan kampus, bahkan mobil ini juga berfungsi sebagai perpustakaan yang berisi buku-buku seputar bahaya narkoba. Menurut siaran pers Telkomsel, rencananya 25 unit mobil tersebut akan mendukung mobilitas para penyuluh narkoba di sekolah-sekolah dan kampus.
Info : Bisnis.com [http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/teknologi-informasi/1id43930.html]

Separuh Bocah Inggris Akses Pornografi Internet

Anak-anak di Inggris dilaporkan kian terkontaminasi pornografi internet. lebih dari separuhnya bahkan dinyatakan pernah melihat konten pornografi di dunia maya. Hal itu berdasarkan sebuah survei yang dilakukan London School of Economics (LSE) dan dipublikasikan oleh EU Kids Online. Publikasi kebiasaan online anak Inggris tersebut dilakukan berkenaan dengan momentum 'Safer Internet Day'.

Menurut survei LSE itu, 51 persen anak-anak Inggris dikatakan pernah mengakses pornografi online. Hal ini lebih tinggi dari angka rata-rata di benua Eropa, di mana presentase anak yang melihat konten porno mencapai 40 persen. Sementara Polandia dilaporkan memiliki presentase tertinggi, sebesar 71 persen.

Lebih lanjut dipaparkan, ada sekitar 8 persen anak-anak Inggris yang berkenalan dengan orang asing di dunia maya. Mereka pun tak sungkan untuk melanjutkan perkenalannya itu di dunia nyata. Jumlah ini memang cukup besar, namun kalah jauh dari para bocah di Republik Ceko di mana 65 persen di antara mereka dilaporkan melakukan hal yang sama.

Padahal, berbagai ancaman mengincar bocah-bocah di seantero dunia via internet. Selain akses pornografi, beberapa masalah lain seperti pencurian identitas anak hingga pelecehan via dunia maya masih berkeliaran di dunia maya. Sayangnya, seperti dikutip detikINET dari The Inquirer, Kamis (14/2/2008), dalam laporan tersebut belum disebutkan dengan jelas berapa jumlah dan berada di kisaran umur berapa responden.

Asosiasi GSM Dunia Bentuk Aliansi Anti Konten Seksual Anak

GSM Association (GSMA) telah membentuk sebuah tim khusus beranggotakan sejumlah operator selular global guna meluncurkan Mobile Alliance Against Child Sexual Abuse Content (Aliansi Mobile Anti Konten Kejahatan Seksual pada Anak).

Aliansi tersebut bertugas untuk menghalau pengggunaan teknologi telepon selular dan teknologi jaringan bergerak (mobile network) oleh individu maupun perusahaan yang ingin mengonsumsi atau mengambil profit dari konten seksual yang melibatkan anak di bawah umur.

Untuk itulah maka hari ini, Rabu (13/2/2007), GSMA membuka pusat informasi di Hall 5 ruang 23 dalam arena Mobile World Congress 2008 di Barcelona - Spanyol, bagi para operator selular dari seluruh dunia yang ingin mendapatkan informasi tentang aliansi tersebut.

Aliansi tersebut nantinya akan merilis sebuah upaya teknis untuk menghalangi penyalahgunaan mobile network dan berbagai layanannya yang terkait dengan konten seksual anak-anak. Meskipun demikian aliansi tersebut juga menyadari bahwa kebanyakan konten seksual anak saat ini masih lebih banyak diakses secara konvensional melalui Internet.

Lantaran hal tersebut, aliansi pun khawatir bahwa semakin meluasnya jaringan nirkabel pita lebar (broadband wireless network) yang digelar oleh sejumlah operator selular juga dapt disalahgunakan pula. Berdasarkan data statistik dari Interpol, konten berisi kejahatan seksual terhadap anak masih terus tumbuh. Di Internet kini setidaknya terdapat sekitar 200 ribu gambar anak-anak yang tengah dieksploitasi secara seksual. 82% diantaranya adalah gambar anak di bawah usia 12 tahun.

GSM Association sendiri didirikan pada 1987, beranggotakan lebih dari 700 operator selular dan 80 pabrikan dan pemasuk teknologi terkait di lebih dari 200 negara di dunia.
Sumber : Detikinet

Buntut Batalnya Tender USO Postel dan ACeS Saling Gugat Rp 1,1 Triliun

Ditjen Postel dan PT Asia Cellular Satellite (ACeS) terlibat aksi saling gugat sebesar Rp 1,1 triliun terkait pembatalan tender telepon pedesaan dalam program universal service obligation atau USO. Kepala Bagian Hukum Ditjen Postel Santoso Serad mengatakan, pihaknya terpaksa membalas gugatan yang diajukan ACeS melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) karena operator telepon satelit itu dinilai telah menghambat proses tender ulang USO.

"Kami tak mengerti dengan jalan pikiran mereka. Kalau (ACeS) merasa dirugikan, kami juga dirugikan karena proses pengadilan bisa panjang. Ini jelas merugikan negara karena pembangunan USO tahun ini jadi molor," jelasnya pada detikINET ketika dihubungi, Rabu (13/2/2008).

Sebelumnya, alasan ACeS mengajukan gugatan ke pengadilan karena kecewa lelang proyek pengadaan sambungan telepon di 38 ribu desa itu dibatalkan setelah melewati tahap penawaran harga. Padahal, ACeS begitu yakin bisa memenangkan tender karena merasa paling murah menawarkan harga dibandingkan peserta tender USO lainnya.

Dalam sidang yang digelar 4 Januari lalu, majelis hakim PTUN pun akhirnya mengabulkan gugatan ACeS atas pembatalan tender tersebut, dan mengeluarkan putusan sela yang memerintahkan proses tender ulang USO dihentikan sampai ada kejelasan hukum.

Tak terima dengan putusan tersebut, Postel pun pada 17 Januari balas menggugat. "Jawaban atas gugatan kami baru akan dijawab pada sidang selanjutnya tanggal 21 Februari," kata Santoso. Mengenai gugatan uang yang ditujukan ACeS pada Postel, menurut Santoso, hal itu berdasarkan asumsi potensi kehilangan (potential loss) yang diderita ACeS karena gagal mendapatkan nilai proyek yang setahunnya bisa menghabiskan Rp 1,1 triliun atau sekitar Rp 10 miliar per hari.

"Mereka beranggapan, dengan menawarkan harga lebih murah sudah pasti akan menang tender. Padahal itu tidak mutlak. Kami tidak melihat murahnya saja, namun, teknologinya comply atau tidak. Kalau nanti-nantinya lebih mahal, buat apa?" Santoso menandaskan.

Selasa, 12 Februari 2008

Juniper Masuk Aliansi Operator

Juniper Networks Inc, vendor solusi infrastruktur jaringan berkinerja tinggi, bergabung dengan Next Generation Mobile Networks (NGMN) Alliance yaitu inisiatif global yang terdiri dari operator seluler terkemuka untuk mempercepat kehadiran generasi lanjutan jaringan pita lebar berkinerja tinggi. NGMN Alliance dibentuk untuk memberikan visi bagi evolusi teknologi melebihi 3G untuk menghadirkan layanan nirkabel pita lebar.

Tujuannya adalah untuk membuat target kinerja secara jelas, rekomendasi dasar dan skenario implementasi untuk jaringan pita lebar seluler yang luas, dan juga untuk memastikan bahwa biaya yang efisien dari jaringan ini mampu bersaing dengan teknologi alternatif.

Ketika industri seluler melakukan transisi dari 3G menuju jaringan yang disebut true mobile broadband network, akan ada persyaratan dasar untuk sebuah infrastruktur protokol Internet (IP) yang aman dan cerdas yang menghantarkan kualitas tinggi kepada pengguna.
sumber : http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/teknologi-informasi/1id43462.html

Telkom Garap Komunitas Flexi Sumatera

PT Telkom Tbk berupaya meningkatkan penetrasi pelanggan telepon tetap nirkabel Flexi di Sumatera dengan cara mendekati beragam kalangan komunitas. EGM Telkom Sumatera Muhammad Awaluddin berharap dengan pendekatan yang dilakukan pihaknya itu, Telkom bisa memberikan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing komunitas.

"Salah satu contohnya adalah hadirnya layanan Flexi Milis yang mampu membroadcast SMS secara massal kepada seluruh anggota komunitas.
Layanan ini tentu lebih efisien dibandingkan cara konvensional yang mengharuskan pengiriman SMS satu persatu," jelasnya dalam surat elektronik yang ditujukan pada detikINET, Rabu (13/2/2008).

Menurut Awaluddin, segmen pelanggan yang termasuk kategori komunitas sangat banyak ragamnya. Ada komunitas yang berdasarkan ikatan profesi, komunitas hobi, komunitas olahraga tertentu, komunitas instansi, komunitas pendidikan, maupun komunitas organisasi kemasyarakatan.

Telkom yang berencana memperkuat jaringan layanan Flexi di Sumatera dengan menambah infrastruktur base transceiver station (BTS) berbasis teknologi code division multiple access (CDMA) itu sebanyak 672 unit (menjadi 1.007 BTS), menargetkan jumlah pelanggannya di area tersebut bertambah menjadi 2,5 juta pada akhir 2008 nanti

Empat Ponsel Multimedia dan Navigator Diluncurkan Nokia Patok Pertumbuhan 15%

Vendor telepon seluler terbesar dunia, Nokia, mematok pertumbuhan volume penjualan ponsel di kawasan Asia Pasifik sebesar 15% atau lima poin persen di atas proyeksi pertumbuhan pasar dunia 2008 yang hanya 10%.

Colin Giles, Senior Vice President Sales Distribution East Nokia Asia Pasifik, menilai target itu cukup rasional, karena penetrasi pasar telepon bergerak di beberapa negara di Asia berpenduduk padat relatif rendah. Penetrasi telepon bergerak di China, India, dan Indonesia relatif rendah.
Ini justru membuka peluang pasar bagi Nokia," ujarnya dalam acara jamuan makan malam Showcase Nokia 2008, Senin lalu.

Dia mengungkapkan untuk mengembangkan potensi pasar itu, Nokia memperkenalkan beberapa produk baru serta fitur layanan pendukungnya guna meningkatkan fungsi atau utilitas ponsel. Ponsel kini bukan lagi sekadar perangkat komunikasi, karena konsumen menginginkan ponsel bisa berfungsi sebagai media pertukaran atau komunikasi multimedia," katanya.

Tiga fitur baru

Chris Carr, Vice President Sales Southeast Nokia Asia Pasifik, menambahkan Nokia memperkenalkan tiga fitur baru untuk mendukung penetrasi pasar ponsel tersebut, yaitu NokiaMaps 2.0, Ovi Share, dan Music Store. Layanan Music Store, katanya, mendapat sambutan yang positif ketika pertama kali diluncurkan di Inggris. "Bulan ini kami memperluas layanan itu di 10 negara, termasuk Australia dan Singapura untuk kawasan Asia Pasifik," tuturnya.

Chris menambahkan Nokia juga menambahkan fitur NokiaMaps 2.0 pada beberapa seri baru di kelas navigator. "Fitur baru itu antara lain navigasi untuk pejalan kaki dan peta navigasi berbasis satelit." Selama ini, katanya, fitur navigasi seolah hanya bisa dinikmati bagi pengguna ponsel berbasis GPS (global positioning system) untuk memandu perjalanan dengan mobil.

Fitur yang tak kalah menariknya adalah Ovi Share, yang memungkinkan pengguna ponsel Nokia melakukan pertukaran multimedia melalui layanan Share.ovi.com," tuturnya. Adapun mengenai seri atau produk baru yang diluncurkan untuk Asia Pasifik, Chris memperkenalkan empat seri baru yang memiliki fitur NokiaMaps 2.0, yaitu Nokia 6220 Classic, Nokia 6210 Navigator, Nokia N78, dan Nokia N96.

Selain berfitur NokiaMaps 2.0, ponsel seri N78 dan N96 tetap memperkuat dan mempertahankan fitur utamanya sebagai ponsel multimedia, yaitu untuk memutar musik dan video, serta fungsinya sebagai kamera digital.

Colin menegaskan minat konsumen terhadap ponsel berfitur kamera dan musik cukup tinggi, karena di tingkat global tahun lalu Nokia berhasil menjual 200 juta unit ponsel kamera dan 146 juta unit ponsel musik. "Bayangkan, setiap menit kami berhasil menjual 380 unit ponsel kamera dan 277 unit ponsel musik," katanya.

Dia optimistis dua seri ponsel navigator dan dua seri ponsel multimedia yang diluncurkan tersebut mendapat respons positif dari pasar Asia Pasifik, karena mampu memenuhi tiga kebutuhan konvergensi teknologi seluler, yaitu mobilitas, web, dan komputer multimedia.
Info: http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/teknologi-informasi/1id43450.html

DoCoMo gandeng Ericsson bangun LTE

Operator telekomunikasi asal Jepang NTT DoCoMo menggandeng Ericsson dalam proyek pengembangan base station berbasis teknologi LTE (long term evolution) atau dikenal dengan Super 3G atau 4G.

Dalam proyek tersebut, Ericsson dan NTT DoCoMo akan bekerja sama dalam hal penelitian dan pengembangan, serta mencakup juga standardisasi. Ericsson telah mendemonstrasikan LTE pada mode FDD (frequency division duplex) dengan kecepatan hingga 160 Mbps dan untuk pertama kalinya LTE diuji coba pada mode FDD dan TDD (time division duplex) pada platform BTS yang sama.


"LTE adalah langkah berikutnya dari evolusi komunikasi bergerak dan kami sangat bangga memperluas kerja sama dengan NTT DoCoMo dalam pengembangan teknologi generasi terbaru ini," tutur Kurt Jofs, Executive Vice President dan Head of Business Unit Networks Ericsson, di sela-sela GSMA Mobile World Congress 2008 di Barcelona, hari ini.

LTE adalah sebuah nama untuk standar jaringan bergerak yang saat ini tengah dikembangkan oleh 3GPP (Third Generation Partnership Project) yang diklaim memiliki kemampuan yang lebih unggul dibandingkan dengan teknologi yang ada saat ini.
Sumber : http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/teknologi-informasi/1id43461.html

Teknologi seluler HSPA jangkau 76 negara

Sekitar 86% dari total jaringan telekomunikasi nirkabel di dunia saat ini diklaim menggunakan teknologi high-speed packet access (HSPA) dengan menjangkau sedikitnya 76 negara. Presiden dan CEO Ericsson Carl-Henric Svanberg mengatakan selama 2007 layanan telekomunikasi generasi ketiga (3G) dan HSPA menunjukkan pertumbuhan yang sangat kuat.

Pertumbuhan itu, paparnya, tidak hanya dari sisi jumlah jaringan yang digelar dan penggunanya, tetapi juga dari tingkat kecepatan akses sehingga diprediksi akan terus berkembang pesat di kawasan yang telah mengoperasikan jaringan HSPA secara komersial.

"HSPA merupakan evolusi dari GSM/ WCDMA, di mana teknologi ini telah digunakan pada lebih dari 86% dari
total jaringan nirkabel di dunia saat ini," ujarnya kepada wartawan di sela-sela GSMA Mobile World Congress 2008 di Barcelona, Spanyol, kemarin. GSMA Mobile World Congress 2008 mulai digelar kemarin hingga 14 Februari mendatang, diikuti oleh ribuan perusahaan bidang telekomunikasi dan dihadiri oleh puluhan ribu eksekutif, praktisi, serta pengamat industri tersebut.

Svanberg mengungkapkan saat ini jumlah jaringan HSPA yang telah dioperasikan secara komersial mencapai 174 jaringan dan tersebar di 76 negara. Sebagian besar dari jaringan HSPA itu dioperasikan pada kecepatan downlink 3,6 Mbps atau lebih tinggi dari kecepatan data. Sejalan dengan pertumbuhan ekosistem HSPA yang pesat itu, lanjutnya, saat ini juga terdapat 400 perangkat terminal yang mendukung teknologi tersebut.

Adapun jumlah perusahaan yang mendukung layanan HSPA kini ada sekitar 250 perusahaan, termasuk operador, vendor, dan penyedia jasa. "Pada 2008, Ericsson memperkirakan jaringan 3G/HSPA roll out di kawasan Amerika Latin, Timur Tengah, Afrika dan Rusia, serta India," tutur dia. Dia optimistis perkembangan teknologi jaringan 3G dan HSPA akan menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat di dalamnya.

Selain itu, paparnya, dalam waktu dekat akan memperlihatkan kekuatan yang sebenarnya dari layanan mobile broadband (pita lebar nirkabel) dalam hal peningkatan produktivitas serta kualitas hidup dari masyarakat, perusahaan, dan personal.

Hemat energi

Pada kesempatan yang sama, Svanberg juga menyoroti mengenai isu pengembangan teknologi berkelanjutan, di mana dalam pengaplikasiannya bisa dilakukan dari jaringan yang sudah ada. Menurut dia, isu pengembangan teknologi berkelanjutan juga terkait dengan optimalisasi penggunaan energi yang kini juga telah mendominasi agenda politik secara global.

"Ericsson sendiri telah menempatkan diri sebagai pemimpin di area ini [optimalisasi energi] dengan merancang RBS [radio base station] yang inovatif seperti Tower Tube dan solusi energi alternatif."

Terkait dengan produk RBS itu, Mikael Back, Vice President Portfolio Management Business Unit Networks Ericsson, mengatakan solusi mobile broadband yang ditawarkan vendor tersebut memungkinkan bagi operator untuk melakukan efisiensi, sehingga dapat memacu produktivitas dan daya saingnya.

"Produk kami yang terbaru, RBS 6000 yang merupakan sistem multistandar, mendukung jeringan GSM, HSPA, dan LTE [long term evolution] dalam satu paket sehingga bisa menghemat biaya operasional," tutur Back.

Dengan berbagai solusi teknologi yang ditawarkan, Svanberg optimistis Ericsson akan terus menjadi pemain utama di bisnis penyediaan perangkat dan solusi telekomunikasi, sekaligus terus memperluas pasar.
Sumber: Bisnis.com [http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/teknologi-informasi/1id43142.html]

Author Blog

Foto Saya
I was born in Kebumen of central java, Indonesia. Here to serve you regarding to get type approval certification products in Indonesia. I developed my own business, called DIMULTI, Dimulti is an authorized agent for Indonesia Type Approval.