Blog Pekerja

Sertifikasi SDPPI & Kontraktor Kolam Renang

Regulasi Baru Tentang Sertifikasi Alat dan perangkat Telekomunikasi

regulasi sertifikasi sdppi image

Akhirnya hari ini saya update satu artikel yang saya pikir perlu dipublikasi yaitu tentang regulasi baru terkait sertifikasi alat dan perangkat telekomunikasi. Wuhui enam bulan lebih saya tidak sempat update artikel di blog ini :-).

Peraturan Menteri Komunikasi dan informatika Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2014 tentang sertifikasi alat dan perangkat telekomunikasi resmi diberlakukan dan sudah berjalan beberapa minggu yang lalu dengan diberlakukannya regulasi baru ini secara otomatis menggugurkan regulasi lama yaitu 29/PER/M.KOMINFO/09/2008.

Jika anda penasaran tentang isi regulasi baru tersebut, silahkan kunjungi website dimulti yang sudah di publikasi beberapa minggu yang lalu, untuk Bahasa Indonesia di sini dan untuk versi Bahasa Inggris di sini.

Apa perubahan yang signifikan dalam regulasi baru ini?

Menurut pemahaman saya perubahan atau aturan penting yang terdapat dalam regulasi baru diantarannya yaitu:

  • Sejak diberlakukannya regulasi Nomor 18 Tahun 2014 ini, Otoritas dalam hal ini Dirjen SDPPI akan mengeluarkan atau menerbitkan satu jenis sertifikat saja. jadi tidak ada lagi sertifikat tipe A atau sertifikat tipe B yang tertulis pada sertifikat, Hal ini tertuang pada Pasal 20, ayat 2
  • Proses pengujian alat dan perangkat telekomunikasi dibagi menjadi 3 kelas, yaitu kelas reguler (sama dengan regulasi lama 21 hari kerja), kelas II dan kelas I, namun tidak dijabarkan sejara jelas untuk proses pengujian kelas I dan kelas II, hal ini tertuang pada Pasal 11.

namun menurut ingatan saya pada saat pada saat meeting national vendor telekomunikasi di Surabaya, untuk pengujian kelas I memakan waktu 5 hari kerja dan proses pengujian kelas II memakan waktu 15 hari kerja, sayangnya dalam regulasi yang sudah berlaku ini tidak dijelaskan secara gamblang.

  • Khusus untuk pesawat telepon seluler, komputer genggam (handheld), dan komputer tablet wajib melampirkan salinan surat keterangan resmi dari lembaga berwenang yang memuat daftar International Mobile Equipment Identity (IMEI) untuk GSM, dan Mobile Equipment Identity (MEID) untuk CDMA atau sejenisnya, Hal ini tertuang pada Pasal 6, ayat 3
  • Surat perjanjian kerja sama dengan operator telekomunikasi Indonesia, khusus untuk perangkat: 1.) Penguat sinyal (repeater/booster) sistem komunikasi bergerak seluler
    2.) Sistem komunikasi satelit (modem satelit dan telepon satelit), hal ini tertuang pada Pasal 6 ayat 2, poin i
  • Sertifikat alat dan perangkat telekomunikasi berlaku selama 3 tahun dan hanay dapat diperpanjang satu kali, hal ini tertuang pada pasal 22
label image

Demikian sekilas informasi regulasi baru tentang sertifikasi alat dan perngkat telekomunikasi.
🙂

 jangan lupa belilah dan gunakannlah produk – produk yang sudah berlabel SDPPI, artinya jika produk tersebut sudah lolos dan sesuai dengan regulasi Negara Indonesia.


Sertifikasi SDPPI © 2015