Blog Pekerja

Sertifikasi SDPPI & Kontraktor Kolam Renang

Kampanye Pemilu Melalui SMS kurang Dilirik

Beberapa waktu yang lalu Depkominfo [http://www.postel.go.id/update/id/baca_info.asp?id_info=1185] melalui Permen Kominfo No.11/PER/M.KOMINFO/3/2009 [http://www.postel.go.id/content/ID/regulasi/telekomunikasi/kepmen/sms%20pemilu.pdf] tentang Kampanye Pemilu Melalui Jasa Telekomunikasi atau lebih mudah menyebutnya dengan penggunaan layanan SMS untuk kampanye sudah dipublikasi baik di media cetak maupun media elektronik namun sampai saat ini sepertinya para peserta pemilu belum tertarik untuk menggunakan jasa telekomunikasi tersebut untuk kepentingan kampanye pemilu mereka.

Merujuk hal tersebut di atas saya beranggapan bahwa para peserta pemilu dalam hal ini partai politik. Belum tertariknya untuk menggunakan jasa telekomunikasi tersebut dikarenakan beberapa alasan. Kalau menurut saya pribadi, mungkin masing-masing Partai Politik tersebut melihat untuk waktu sekarang ini belum tepat jika berkampanye menggunakan sms, mungkin berkampanye melalui sms belum mampu membuktikan keefektifannya atau mungkin anggaran kampanye pemilu 2009 mereka masih terbatas sehingga khawatir jika menggunakan jasa telekomunikasi biayannya akan tinggi dan efektifitasnya belum teruji.

Atau mungkin peserta pemilu (PARPOL) tersebut melihat bahwa ternyata berkampanye melalui blog lebih menjanjikan hasilnya. Hmmm..atau mereka ingin latah meniru kesuksesan Barack Obama? wah saya makin bingung…

Tapi jika saya dimintai saran (he..he..siapa kamu *kata orang partai politik ) saya akan menyarankan untuk juga berkampanye menggunakan kekuatan internet (blog, email, website, facebook, friendster, dll). Bagaimana menurut anda ?? Dan kenapa pula layanan SMS ini belum mampu menaraik para peserta partai pemilu untuk menggunakannya? monggo silahkan di share melalui komentar anda….

Terlapas dari topik “judul” tersebut di atas saya hanya berusaha untuk tetap mendukung Kampanye Damai Pemilu melaui kontes seo Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 agar pemilu nanti benar-benar diselimuti kedamaian.


Sertifikasi SDPPI © 2015