Blog Pekerja

Sertifikasi SDPPI & Kontraktor Kolam Renang

Joko Widodo, Gubernur Baru DKI Jakarta?

Benarkah Joko Widodo adalah Gubernur Baru DKI Jakarta?, sebelum jauh jauh membahas tentang hasil perhitungan cepat dari LSI mari kita ngintip siapa sebenarnya Bapak Joko Widodo ini. Yang pasti saya belum kenal jadi sudah pasti profil beliau saya ambil rujukan dari wikipedia. Berikut adalah kopasan dari wikipedia tersebut:

Ir. Joko Widodo (lahir di Surakarta, 21 Juni 1961; umur 51 tahun), lebih dikenal dengan nama julukan Jokowi, adalah wali kota Kota Surakarta (Solo) untuk dua kali masa bakti 2005-2015. Wakil wali kotanya adalah F.X. Hadi Rudyatmo. Ia dicalonkan oleh PDI-P. Jokowi meraih gelar insinyur dari Fakultas Kehutanan UGM pada tahun 1985.

Ketika mencalonkan diri sebagai wali kota, banyak yang meragukan kemampuan pria yang berprofesi sebagai pedagang mebel rumah dan taman ini; bahkan hingga saat ia terpilih. Namun setahun setelah ia memimpin, banyak gebrakan progresif dilakukan olehnya. Ia banyak mengambil contoh pengembangan kota-kota di Eropa yang sering ia kunjungi dalam rangka perjalanan bisnisnya.

Di bawah kepemimpinannya, Solo mengalami perubahan yang pesat. Branding untuk kota Solo dilakukan dengan menyetujui slogan Kota Solo yaitu “Solo: The Spirit of Java”. Langkah yang dilakukannya cukup progresif untuk ukuran kota-kota di Jawa: ia mampu merelokasi pedagang barang bekas di Taman Banjarsari hampir tanpa gejolak untuk merevitalisasi fungsi lahan hijau terbuka, memberi syarat pada investor untuk mau memikirkan kepentingan publik, melakukan komunikasi langsung rutin dan terbuka (disiarkan oleh televisi lokal) dengan masyarakat.

Taman Balekambang, yang terlantar semenjak ditinggalkan oleh pengelolanya, dijadikannya taman. Jokowi juga tak segan menampik investor yang tidak setuju dengan prinsip kepemimpinannya. Sebagai tindak lanjut branding ia mengajukan Surakarta untuk menjadi anggota Organisasi Kota-kota Warisan Dunia dan diterima pada tahun 2006. Langkahnya berlanjut dengan keberhasilan Surakarta menjadi tuan rumah Konferensi organisasi tersebut pada bulan Oktober 2008 ini.

Pada tahun 2007 Surakarta juga telah menjadi tuan rumah Festival Musik Dunia (FMD) yang diadakan di kompleks Benteng Vastenburg yang terancam digusur untuk dijadikan pusat bisnis dan perbelanjaan. FMD pada tahun 2008 diselenggarakan di komplek Istana Mangkunegaran.

Oleh Majalah Tempo, Joko Widodo terpilih menjadi salah satu dari “10 Tokoh 2008”.
Joko Widodo mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta pada Pilgub tahun 2012 dengan Basuki Tjahaja Purnama, mantan bupati Kabupaten Belitung Timur.

Nah kurang lebih begitulah kira-kira profil Bapak Joko Wi, mungkinkah Bapak Joko Wi ini menjadi Gubernur Baru di DKI Jakarta?

Menurut saya sebagai warga kelompok kacung bawah, menjawabnya sangat mungkin, karena sampai putaran pertama ini Pasangan Joko Wi – Ahok unggul pada putaran pertama hasil survey LSI.

Biar saya tidak terkesan ngawur dalam meng kopas, berikut saya kopas kemali berita dari antaranews:

Pasangan Jokowi-Ahok sementara unggul dalam Pilkada DKI Jakarta dengan perolehan 42,56 persen suara, berdasarkan perhitungan cepat Lembaga Survei Indonesia.

“Total suara yang masuk 93,66 persen,” kata Burhanudin Muhtadi, di Jakarta, Rabu.

Di urutan kedua pasangan Foke-Nachrowi 33,66 persen, ketiga Hidayat-Didik 11,96 persen. Pasangan independen Faisal-Biem 4,96 persen, pasangan Alex-Nono 4,83 persen sedangkan pasangan Hendardji-Riza di posisi buncit 2,1 persen.

LSI melakukan perhitungan cepat atau quick count perolehan suara pemilu DKI dengan populasi 15.059 Tempat Pemungutan Suara. “Dalam quick count ini jumlah sampel ditetapkan sebanyak 410 TPS,” kata Burhanudin.
Dia menjelaskan, metode yang digunakan Kombinasi Stratified-Clustered Random Sampling. Dan diprediksikan toleransi kesalahan (margin of error) sebesar kurang lebih -1 persen pada tingkat kepercayaan 99 persen. Adanya cluster effect memungkinkan margin of error sebesar dua persen.

Artinya pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, Joko Widodo dan Basuku Tjahaja Purnama “Ahok” sangat berpotensi untuk menjadi Gubernur baru DKI Jakarta.

Paska perhitungan akhir tersebut banyak ocehan juga yang muncul di ranah twitter yang memberikan dukungan terhadap Jokowi dan Ahok diantaranaya:

Selamat kpd Joko Widodo & Basuki Tjahaya Purnama. Saatnya anda mimpin kami di DKI Jkt. Full support utk putaran kedua! #PerintahHarian
— Indra J Piliang (@IndraJPiliang) July 11, 2012

 

Congratulation to Joko Widodo on being on top in the first round of Jakarta’s governor election. I believe you will win the second round too
— Richard Lius (@RichardLius) July 11, 2012

 

“Will be Next Mr. Ali Sadikin kah, Mr. Joko Widodo?” – #jakarta tmblr.co/ZUSpQyP7b8kK
— Angelalalaa (@angelaemerly) July 11, 2012

 

Kemenangan Joko Widodo akan membuka jalan lebar bagi Prabowo pada Pilpres 2014. Benar nggak ya?
— DOKTER BISNIS No. 1(@Muhammad_rofiq) July 11, 2012

Bagaimana dengan pendapat kamu. sepakatkah Joko widodo memimpin Jakarta seperti suksesnya beliau memimpin SOlo?


Sertifikasi SDPPI © 2015